Jumat, 30 Januari 2015

Creepypasta : "My Son"


"1+4 berapa hasilnya ?" Aku bertanya kepada anakku yang masih kecil ini.
"Limaaa."
"Pintar. 3+4 berapa ?"
"Tujuh."

"Anak Ibu sudah pintar sekarang." Ia tersenyum.

"Ibu, aku lapar. Apakah kakak masih lama memasaknya ?" Ucapnya sambil melihat ke arah dapur.
"Apa kamu sudah lapar ? Bagaimana kalo kita beli makanan cepat saji sekarang?" Ajakku.
"Iya bu. Bagaimana dengan kakak?" Jawabnya senang.
"Nanti biar kita belikan Ia makanan."
Aku langsung menggendong anakku ke dalam mobil. Aku membawa nya ke salah satu restoran fast food. Disana aku langsung menelfon suamiku.
"Sayang, jangan pulang kerumah. Aku akan ke kantormu sekarang."
"Memangnya ada apa ?" Jawabnya.
"Anak kita mulai berimajinasi. Ia merasa seolah-olah memiliki kakak. Padahal Ia anak tunggal."

4 komentar: